Berbalik Arah – Padi
Berbalik Arah adalah lagu dari Band Padi. Lagu ini terdapat di album Dua Delapan (28) yang dirilis pada tahun 2026 di bawah label Sony Music Entertainment Indonesia. Lagu ini menceritakan penyesalan seorang individu yang ingin menebus kesalahan dalam hubungan cinta dan bersedia mengubah arah demi memperbaiki hubungan.
Lirik Lagu Berbalik Arah – Padi
Di sepertiga malam ini, aku masih bertahan
Namun kaki ini memaksa, arah jalan pulang
Meski penat mengganggu tubuh, mengusik bimbangku
Kuabaikan semua ini, tuk menghadapimu
Bila malam ini berlabuh panjang
Aku masih ingin bersamamu
Bila esok kau tak lagi berkenan
Ku kan berbalik arah
Maafkan aku yang tak pernah menyenangkan hidupmu
Ku coba untuk bisa menebusnya kali ini
Bahwasanya akupun telah menyakiti hatimu
Tak ada yang bisa kubuat tuk memperbaikinya
Bila malam ini berlabuh panjang
Aku masih ingin bersamamu
Bila esok kau tak lagi berkenan
Ku kan berbalik arah
Aku tau memang aku yang salah
Ku bersumpah akan menebus semua
Andaikan memang tak inginkan lagi
Ku kan berbalik arah
Maafkanlah aku, menyakiti hatimu
Maafkan diriku, melukai hatimu
Maafkanlah aku menyakiti hatimu
(Mengulang sesuai lirik)
Makna Lagu Berbalik Arah – Padi
Lagu Berbalik Arah menceritakan tentang penyesalan dan upaya memperbaiki kesalahan dalam hubungan cinta. Melalui lirik yang emosional, Padi menekankan pentingnya introspeksi dan keberanian untuk mengubah sikap demi mempertahankan cinta dan kepercayaan pasangan.
Tema utama lagu ini adalah cinta, kesadaran diri, dan penebusan. Lagu ini mengingatkan pendengar bahwa setiap kesalahan bisa diperbaiki dengan kesungguhan hati dan tekad yang kuat.
"Berbalik Arah" adalah simbol tekad untuk memperbaiki diri dan hubungan, meski harus menghadapi penyesalan.Informasi Lagu Berbalik Arah – Padi
| Judul Lagu | Berbalik Arah |
|---|---|
| Penyanyi | Padi |
| Album | Dua Delapan (28) |
| Producer | Padi Reborn |
| Genre | Pop Rock |
| Tema | Penyesalan, cinta, introspeksi, memperbaiki kesalahan |
| Tahun Rilis | 2026 |
| Label | Sony Music Entertainment Indonesia |